Cara Mengatasi Kejang Demam Anak Dengan 5 Resep Herbal


Gelangstep.Net - Kejang demam pada anak hingga dewasa ini masih banyak terjadi di Indonesia. Biasanya kejang demam terjadi pada bayi hingga anak berumur 5 tahun. Meskipun kejang pada anak tidak begitu membahayakan, namun jika hal ini terjadi pada anak kita, sebagai orangtua secara spontan pasti akan merasa ketakutan.

Kejang demam lazimnya terjadi pada saat awal si anak terserang demam. Meskipun terkadang kejang demam pada anak ini juga disebabkan karena suhu badan si anak tinggi dan tidak kunjung turun, apalagi jika suhu tubuh anak terus meninggi lebih dari 1 hari.

Kejang demam atau biasa dikenal dengan nama step pada anak menunjukkan gejala menakutkan, badan anak terasa kaku, kelojotan dengan mata melotot (mendelik) yang terkadang diikuti bola mata berputar.

Bagi orangtua, cara mengatasi kejang demam pada anak maupun bayi perlu menjadi pengetahuan tersendiri. Diharapkan ketika sang buah hati mengalami kejang demam, ibu tidak panik dan bersikap tenang dalam menghadapinya.

Ketika anak jatuh sakit diikuti demam (panas) tinggi, usahakan panasnya cepat menurun agar tidak berkepanjangn dan tidak menyebabkan kejang. Cara menurunkan panas pada anak bisa dilihat pada artikel obat demam anak yang telah kami tulis sebelumnya.

Namun, jika anak sudah terlanjur kejang akibat demam, ada beberapa alternatif upaya penanganan yang bisa dilakukan. Meskipun dengan pengobatan alami, ada baiknya jika anak kejang dibantu dengan pengompresan pada bagian kening atau bagian tubuh lainnya, biar suhu tubuh cepat menurun.

5 Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Kejang Demam pada Anak
Ramuan tradisioanal untuk mengatasi kejang demam pada anak sebetulnya sudah banyak dilakukan para ibu sejak jaman nenek moyang. Namun, tidak ada salahnya jika itu dilakukan pada anak kita jika sedang mengalami kejang demam. Berikut ini ada 6 cara mengatasi kejang demam secara alami yang sering dijumpai pada anak bayi maupun anak balita:

Ramuan pertama
Bahan: kopi bubuk 1 sendok makan, madu murni secukupnya, air panas 100 ml. Cara membuatnya: seduh kopi dengan air panas sebanyak 100 ml atau kira-kira ½ gelas, lalu tambahkan madu dan aduk rata. Jika tidak ada madu bisa diganti gula. Minumkan ramuan pada anak cukup 3 sendok makan saja sekali minum. Lakukan sehari 3 kali agar kejang demam (step) tidak terulang.


Ramuan kedua
Bahan: daun randu ingu 10 lembar, cuka secukupnya. Cara ramuan ini: cuci daun ingu biar bersih, lalu haluskan. Tambahkan cuka secukupnya. Gunakan ramuan ini untuk mengompres di bagian ubun-ubun anak yang terkena kejang demam.

Ramuan ketiga
Bahan: dawang putih 1 siung. Cara ramuan bawang ini: kupas bawang putih lalu cuci bersih, kemudian tumbuk hingga halus, peras airnya. Teteskan air bawang putih pada lidah anak yang terkena step atau kejang demam.

Ramuan keempat
Bahan: bawang merah 2 butir, jeruk nipis 1 buah, minyak kelapa 3 sendok makan, minyak kayu putih 10 tetes. Cara bikin: cuci bahan yang diperlukan. Tumbuk bawang putih sampai lembut, kemudian peras jeruk nipis dan ambil airnya. Campur kedua bahan tersebut menjadi satu lalu aduk biar merata.
Balurkan ramuan kejang demam pada seluruh tubuh anak.

Ramuan kelima
Bahan: daun sangkep 1 genggam, air hangat 1 ember. Cara membuatnya: siapkan 1 ember air hangat, lalu cuci daun sangkep dan masukkan ke dalam ember. Gunakan air daun sangkep untuk memandikan anak yang terkena step atau kejang demam.

Demikan cara mengatasi kejang demam anak menggunakan ramuan tradisional. Jika tidak mau repot membuat ramuan herbal agar kejang anak tidak terulang, Anda bisa mengunjungi www.gelangstep.com untuk mendapatkan gelang aksesoris cantik untuk mengantisipasi step anak. (uf)




Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda